Iblis diusir dari surga
Iblis diusir dari surga

Cerita #2: (Kisah Nabi Adam) Ketika Iblis Diusir Dari Surga

Diposting pada

Kisah Nabi Adam ketika iblis diusir dari surga dan alasan kenapa iblis tidak mau sujud kepada Nabi Adam.

Siapakah Iblis itu? Menurut kandungan surah Al-Khafi, menyebutkan bahwa iblis merupakan golongan dari Jin. Dan mereke (golongan jin) mendurhakai perintah Allah.

Sebelumnya iblis ada bersama Adam didalam surganya Allah. Namun karena sifat iri dengki terhadap Nabi Adam. Maka Allah perintahkan kepada Iblis untuk keluar dari surga.

Bagaimana kisah sejarah Nabi Adam dan iblis diusir dari surga. Mari kita simak dongeng islami ini.

Kisah Iblis Diusir Dari Surga

Setelah Nabi Adam alaihissalam diciptakan, Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Nabi Adam. Para malaikat pun bersujud sebagai bentuk rasa hormat dan ungkapan syukur atas terciptanya Adam. [Tafsir surah Al-A’raf ayat 11]

Kisah iblis diusir dari surga
Kisah iblis diusir dari surga

Hanya iblis yang tidak mau bersujud dan berani menolak perintah Allah.

Allah lalu berfirman:

“Apakah yang menyebabkan engkau tidak mau bersujud kepada Adam.? Iblis pun berkata dengan sombongnya: “Saya lebih baik daripada Adam, Engkau ciptakan saya dari api sedangkan Adam hanya dari segumpal tanah.” [Tafsir surah Al-A’raf ayat 12]

Hanya iblis sendirilah yang berpendapat bahwa api lebih baik daripada tanah. Padahal hanya Allah yang paling tahu mana yang paling mulia diantara semua ciptaannya.

Mendengar jawaban sombong Allah kemudian berfirman:

“Hai iblis, keluarlah engkau dari surga. Sungguh tidak patut lagi kau berada di surga dan terkutuklah selama-lamanya karena kesombonganmu.”

“Iblis pun berkata: Saya rela Engkau kutuk dan usir dari surga karena Adam, tapi kabulkanlah permohonan saya untuk hidup hingga hari kiamat nanti.”

Iblis diusir dari surga
Iblis diusir dari surga

Permohonan iblis masih dikabulkan. Setan dibiarkan hidup sampai hari kiamat. Iblis kemudian bersumpah:

“Karena Engkau telah menghukum saya sebagai makhluk yang tersesat, maka saya akan menghalang halangi Adam dan keturunannya dari jalanmu yang lurus. Saya akan mendatangi mereka dari depan dan dari belakang, dari kiri dan dari kanan.” Begitulah sumpah iblis.

Iblis bertekad akan menyesatkan Nabi Adam dan keturunannya agar mereka menjauhi perintah Allah dan berbuat maksiat di muka bumi, saling bermusuhan dan saling membunuh satu sama lain.

Lalu Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Untuk melawan segala tipu daya jahat (setan), akan Aku beri manusia bekal yang ampuh yang bernama akal pikiran. Dengan akal itu akan Aku bimbing mereka dengan petunjuk.

Akan Aku tuntun kejalan yang benar dengan akal itu manusia akan mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Siapa yang tidak menggunakan akalnya tentu dapat kesesatan. Mereka yang sesat itu akan mempertanggungjawabkan perbuatannya pada-Ku di hari kemudian.

Mendengar firman Allah, iblis makin benci kepada Adam. Iblis kemudian meminta izin untuk mendekati Adam. Diperiksa lah seluruh tubuh Adam, iblis mencari celah kelemahan Adam dan menemukannya yaitu nafsu.

Nafsu lebih sering melakukan perbuatan yang buruk. Bila manusia sering menuruti hawa nafsunya, maka sangat mudah bagi iblis untuk menggodanya.

Allah kemudian mengajarkan kepada Adam nama benda-benda yang dilihatnya. Dengan demikian Adam mengetahui nama benda-benda yang ada di muka bumi. Itulah pengetahuan dasar yang nantinya diperlukannya untuk mengatur dan merawat bumi.

Berfirmanlah Allah kepada para malaikat:

“Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu. Maha suci engkau Ya Allah tidak ada yang kami ketahui selain apa yang Engkau ajarkan kepada kami. Hanya Engkaulah yang Maha Mengetahui.” (Kata para malaikat yang penuh takjub)

Allah kemudian berfirman kepada Adam:

“Wahai Adam beritahukan lah kepada para malaikat nama benda-benda itu. Adam kemudian menyebutkan nama benda-benda yang diketahuinya. Para malaikat kagum, mereka memberi hormat sekali lagi kepada Adam.

Bukankah sudah Ku katakana, Aku mengetahui rahasia langit dan bumi. Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” [Tafsir surah Al-Baqarah ayat 33]

Demikianlah kisah Nabi Adam alaihissalam ketika iblis dikutuk oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan diusir dari surga.

Cerita #2: (Kisah Nabi Adam) Ketika Iblis Diusir Dari Surga
Berikan Nilai Anda

Bagikan ya :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *