Nabi Adam dan Hawa Memakan Buah Khuldi

Cerita #3: Kisah Nabi Adam Memakan Buah Khuldi dan Diusir Dari Surga

Diposting pada

Kisah Nabi Adam Memakan Buah Khuldi dan terusir dari surga. Nabi Adam merupakan manusia pertama yang ada dimuka bumi ini. Adam tercipta dari tanah sebagaimana yang tertera dalam kandungan surah Al-Imran ayat 59.

Cerita Nabi Adam diusir dari surga karena memakan buah khuldi ini sangat menarik dan mendidik. Karena didalamnya terdapat pesan moral yang baik untuk disampaikan kepada anak.

Seperti apa kisah cerita Nabi Adam makan buah khuldi, kenapa Nabi Adam diusir dari surga dan bagaimana kisah Nabi Adam bertemu dengan Hawa? Simak baik-baik dongeng islami berikut ini.

Kisah Nabi Adam Memakan Buah Khuldi

Dalam kisah Nabi Adam sebelumnya dikisahkan bahwa iblis telah terusir dari surga dan menjadi sangat dendam. Nabi Adam kemudian mendiami Surga Di mana beliau tidak akan kelaparan, tidak akan sakit dan tidak akan merasakan panasnya matahari.

Kisah Nabi Adam
Kisah Nabi Adam

Setelah sekian lama tinggal di dalam surga, Nabi Adam merasa kesepian walaupun sudah bersama dengan para malaikat. Dengan kehendak Allah, Nabi Adam mendapat seorang pendamping di dalam surge.

Malaikat bertanya-tanya kepada Nabi Adam, siapakah yang telah menjadi pendamping Nabi Adam tersebut?

Adam dan Hawa

Malaikat: “Wahai Adam, siapakah gerangan yang mendampingimu itu?”

Nabi Adam AS: “Wanita yang engkau lihat itu adalah Hawa. Dialah seorang istri yang diberikan Allah kepadaku.”

Beliau dengan Ilham dari Allah menjawab, bahwa istrinya tersebut bernama Hawa. Sejak saat itu Adam dan Hawa mendiami surga dalam hidup penuh kebahagiaan. Allah Subhanahu Wa Ta’ala melimpahi surga dengan segala hal yang menjadi kebutuhan Adam dan Hawa.

Namun dari segala kenikmatan tersebut terdapat sebuah pohon yang disebut Pohon Khuldi yang terlarang didekati oleh Adam dan Hawa. Allah memperingatkan bahwa Adam dan Hawa akan celaka dan termasuk kedalam orang yang dzolim bila mendekati dan memakan buah dari pohon tersebut.

Awal Mula Nabi Adam Memakan Buah Khuldi

Adam dan Hawa awalnya hidup tentram dan nyaman di surga. Namun suatu waktu setan yang merupakan salah satu golongan iblis yang terkutuk mendatangi Adam dan Hawa. Setan berusaha menggoda dan menjerumuskan Nabi Adam dan Hawa.

Setan menggoda nabi adam

Setan: “Wahai Nabi Adam.. Dekatilah pohon tersebut dan makanlah buah yang enak itu.”

Setan membandingkan Nabi Adam dan Hawa sebagai manusia dengan para malaikat. Bahwa Malaikat akan menjadi penghuni surga yang abadi sedangkan Nabi Adam dan Hawa akan menjadi khalifah di bumi.

Para malaikat hidup dengan nikmat tiada henti dengan hidup abadi di surga. Setan mengatakan bahwa ia tahu caranya agar Nabi Adam dan Hawa bisa seperti Malaikat. Setan mengatakan bahwa Nabi Adam dan Hawa harus mendekati pohon khuldi.

Nabi Adam dan Hawa Memakan Buah Khuldi

Setan: “Hei Nabi Adam.. Maukah kamu hidup seperti malaikat yang kekal abadi di surga?”

Nabi Adam AS: “Bagaimana caranya..? Apakah kau sungguh mengetahuinya?”

Setan: “Benar.. sesungguhnya saya tau caranya. Dekatilah pohon tersebut dan makan buah khuldi yang enak itu.”

Setan juga membujuk mereka untuk memakan buah khuldi dari pohon tersebut. Akhirnya Adam dan Hawa tergoda untuk memakan buah dari pohon khuldi.

Setelah memakan buah dari pohon tersebut, kemudian terbukalah aurat Nabi Adam dan Hawa. Karena muncul rasa malu dengan susah payah Nabi Adam dan Hawa berusaha menutupi aurat yang tampak itu dengan dedaunan yang ada disekitar mereka.

Kisah Nabi Adam Memakan Buah Khuldi

Nabi Adam AS: “Ehhhh… kenapa dengan pakaianku.. dimana pakaianku..”

Seketika sadarlah Nabi Adam dan Hawa akan kesalahan yang telah mereka perbuat. Larangan yang Allah peringatkan justru tidak dihiraukan. Pohon yang sama sekali tidak boleh di dekati justru dimakan buahnya.

Nabi Adam AS: “Ya Allah Ya Tuhanku.. Ampunilah kesalahanku ini. Terimalah taubatku ini”

Nabi Adam dan Hawa Bertemu di Bukit Jabal Rahmah

Rasa penyesalan pun muncul, Nabi Adam dan Hawa kemudian bertobat dan memohon ampunan Allah. Allah memberikan ampunan Nya serta menjatuhkan hukuman yakni memerintahkan Adam dan Hawa pergi dari surga dan turun ke bumi.

Berbekal pengetahuan dan beberapa kalimat dari Allah, Nabi Adam dan Hawa turun ke muka bumi. Saat diturunkan ke bumi, Nabi Adam dan Hawa berada di dua tempat yang berbeda. Nabi Adam merasa kehilangan dan mencari-cari keberadaan Hawa. Sedangkan Hawa juga mencari cari keberadaan Adam.

Kisah Nabi Adam dan Hawa Bertemu

Di muka bumi yang luas itu, mereka terus-menerus saling mencari. Terhitung selama 40 hari barulah kemudian mereka berjumpa di sebuah bukit yang disebut Jabal Rahmah. Nabi Adam dan Hawa akhirnya berkumpul dan menyatu kembali seperti swaktu mereka di dalam surga.

Allah kemudian menjadikan Adam sebagai seorang Nabi pertama dimuka bumi. Nabi Adam dan Hawa kemudian dikaruniai beberapa keturunan. Hampir semua anak Nabi Adam dan Hawa terlahir sebagai anak kembar laki-laki dan perempuan.

Setelah beberapa pasang anak Nabi Adam dan Hawa lahir, mereka semua hidup sesuai dengan ajaran dan petunjuk-petunjuk dari Allah. Nabi Adam Mulai mengajarkan kepada anak-anaknya agar mengikuti perintah Allah.

Nabi Adam As: “Wahai Anakku.. Apakah kau tau siapa musuh nyata dan abadi manusia?”

Anak Nabi Adam: “Tidak Ayah.. siapakah itu Ayah?”

Nabi Adam As: “Mereka adalah setan dari golongan iblis. Setan akan terus menggoda manusia agar terjerumus kedalam perbuatan terlarang Allah (maksiat).”

Selain itu beliau juga mengingatkan bahwa manusia memiliki musuh yang nyata dan Abadi yakni syaitan yang terkutuk. Golongan iblis yakni setan, tidak akan pernah berhenti dan tidak akan pernah menyerah sampai hari kiamat untuk mengajak keturunan Nabi Adam kepada kesesatan.

Amanat dari Kisah Nabi Adam

Kisah islami diatas bisa dijadikan bahan pelajaran untuk anak-anak. Karena didalamnya terkandung pesan moral yang mendidik. Apa saja?

  • Selalu taat akan perintah Allah,
  • Jangan mudah tergoda bisikan setan,
  • Jangan turuti atau lawan nafsu,
  • Selalu meminta maaf ketika berbuat kesalahan.

Semoga dari kisah Nabi Adam ini kita dapat pelajaran yang bermanfaat khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Baca juga : Wujud dan Tinggi Nabi Adam

Blog Pintar Dongeng 17 ini terdapat banyak dongeng yang sangat menarik loh teman. Silahkan di telusuri blog ini jika teman-teman ingin membaca kisah sejara atau legenda sesuatu. Sampai jumpa lagi..

Cerita #3: Kisah Nabi Adam Memakan Buah Khuldi dan Diusir Dari Surga
Berikan Nilai Anda

Bagikan ya :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *