Kisah pasukan gajah raja abrahah
Kisah pasukan gajah raja abrahah

Kisah Pasukan Gajah Raja Abrahah Menyerang Ka’bah (Burung Ababil)

Diposting pada

Kisah pasukan gajah Raja Abrahah menyerang ka’bah dan Burung Ababil ini sunggu menarik. Dalam kategori cerita dongeng islami ini banyak sekalih kisah-kisah sejarah dalam islam.

Nama lengkap Raja Abrahah adalah Abrahah al-‘Asyram (Arab أبرهة الأشرم, Abrahah Al Habsyi). Dia adalah seorang gubernur dari Abyssinia (Kekaisaran Ethiopia) yang telah berhasil menaklukan dan menjadi Raja Saba di Yaman.

Raja Abrahah dikenal karena kepemimpinannya dalam melakukan agresi militernya terhadap orang-orang Quraisy di Mekkah yang terjadi sekitar tahun 570. Seperti yang diceritakan dalam al-Qur’an dalam Surah al-Fiil.

Kisah cerita Raja Abrahah dan pasukan gajahnya ini memang benar ada. Karena Allah telah mengabadikan di dalam surah Al-Quran yaitu Al-Fill. Lalu seperti apa dongeng islami pasukan gajah Abrahah menyerang Ka’bah ini?

Cerita Pasukan Gajah Raja Abrahah dan Burung Ababil

Pada suatu hari Raja Abrahah yang kejam dan ribuan pasukannya yang menunggangi gajah bergerak menuju Yaman untuk menyerang dan merebut daerah itu.

Kisah pasukan gajah raja abrahah
Kisah pasukan gajah raja abrahah

Sesampainya di Yaman, Raja Abrahah seketika sangat marah karena mendapati daerah itu tandus dan telah ditinggalkan oleh penduduknya.

Para prajurit pun menunduk dan terdiam takut melihat wajah Raja Abrahah yang marah. Raja Abrahah kecewa karena keadaan daerah itu tidak sesuai dengan informasi yang telah ia dapat. Bahwa Negeri Yaman sangat subur, hasil buminya melimpah dan banyak penduduk yang memiliki harta benda

Dahulu Yaman yang merupakan sebuah pusat perdagangan yang terkenal. Namun sejak adanya Kota Mekah para pedagang pun mulai berpindah. Kini Mekah menjadi pusat perdagangan yang baru.

Para pedagang pindah ke Mekah, karena di Mekah terdapat bangunan Ka’bah yang merupakan tempat beribadah. Raja Abrahah kemudian memerintahkan para prajurit dan rakyatnya membangun sebuah tempat ibadah untuk menyaingi Ka’bah.

Ia menginginkan tempat ibadahnya lebih megah dan mewah, sehingga Yaman kembali menjadi pusat perdagangan dan Mekah menjadi sepi. Tidak lama kemudian Yaman mulai dibangun, semua gajah ikut dikerahkan untuk membantu balatentara membuat rumah ibadah.

Cerita Pasukan Gajah Raja Abrahah Menyerang Ka'bah

Rumah ibadah yang terbuat dari emas dan perak itu pun selesai dibangun. Namun tidak ada seorangpun yang datang beribadah di sana.

Raja Abrahah pun semakin marah. Raja Abrahah berencana menyerang Kota Mekah dan memerintahkan pasukan yang menunggangi gajah menuju ke sana.

Ketika melewati sebuah peternakan milik Abdul Muthalib, mereka ikut menangkap semua hewan ternaknya. Raja Abrahah juga memberitahu Abdul Muthalib bahwa ia hendak meruntuhkan Kakbah dan memusnahkan Kota Mekah.

Ketika bangunan Ka’bah sudah terlihat di depan mata, tiba-tiba saja mereka terhenti. Gajah-gajah itu tidak mampu melangkah.

Kisah Pasukan Gajah dan Burung Ababil

Kaki kakinya seperti melekat ke bumi. Berbagai usaha telah dilakukan oleh Raja Abrahah dan pasukannya, namun gagal.

Gajah-gajah itu ketakutan setelah memandang Ka’bah. Tiba-tiba langit menjadi gelap gulita, burung ababil yang berwarna hitam berdatangan dari langit dengan membawa batu kerikil panas dari neraka.

Burung Ababil

Batu itu pun kemudian dilemparkan mengenai Raja Abrahah dan pasukan gajahnya, sehingga mereka seketika binasa. Tidak ada seorangpun yang selamat.

Kemudian muncullah sebuah cahaya yang menerangi seluruh penjuru Negeri. Cahaya itu datang dari bayi yang digendong oleh Abdul Muthalib yang bernama Muhammad bin Abdullah.

Demikian berakhirlah riwayat Raja Abrahah dan seluruh pasukan gajahnya. Mereka semua hancur seperti daun daun yang dimakan oleh ulat, sesuai dengan apa yang ada di dalam surat al-Fil ayat 1-5.

Mahasuci Allah atas segala hendak dan kuasanya. Semoga kita selalu diberi perlindungan oleh Allah subhanahu wa ta’ala .Amin ya robbal alamin.

Kisah Pasukan Gajah Raja Abrahah Menyerang Ka’bah (Burung Ababil)
Berikan Nilai Anda

Bagikan ya :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *