Cerita Rakyat Sangkuriang Gunung Tangkuban Perahu

Cerita Rakyat Legenda Sangkuriang [Gunung Tangkuban Perahu]

Diposting pada

Cerita rakyat Sangkuriang adalah dongeng legenda yang berasal dari Jawa Barat. Legenda sangkuriang bercerita tentang terciptanya danau Bandung, Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Burangrang, dan Gunung Bukit Tunggul.

Dari cerita dongeng sangkuriang tersebut, kita dapat memastikan sudah berapa lama orang Sunda hidup di dataran tinggi di kota Bandung. Dari legenda ini, diperkirakan bahwa orang Sunda telah hidup di dataran ini sejak beribu tahun sebelum Masehi. [sumber wikipedia]

Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. kurang lebih 20 km ke arah utara Kota Bandung, dengan ditumbuhi banyak pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekelilingnya. Ketinggian Gunung Tangkuban Perahu adalah 2.084 meter.

Lalu seperti apa cerita legenda Sangkuriang Gunung Tangkuban Perahu ini. Mari kita simak baik baik cerita dongeng anak bergambar dalam ketegori dongeng legenda (asal usul) versi Pintar Dongeng 17.

Cerita Legenda Sangkuriang

Pada zaman dahulu di sebuah kerajaan makmur yang bernama Parahyangan. Hiduplah seorang putri cantik bernama Dayang Sumbi, dia suka sekali menenun.

Suatu hari Dayang Sumbi menenun di teras istana kerajaan. Entah kenapa di hari itu dia sedikit pusing dan lemas. Sementara benang pemintal nya berkali-kali jatuh. Dayang Sumbi pun menjadi malas untuk mengambilnya, karena jengkel benang pintal nya jatuh terus, dia pun berkata.

Dayang Sumbi
Dayang Sumbi

Dayang Sumbi : “Barangsiapa yang mengambil benang pintal itu untukku saya bersumpah kalau dia laki-laki akan kujadikan dia sebagai suami”.

Dayang Sumbi senang karena benang itu sudah berada di dekatnya, Lalu siapa gerangan yang mengambilnya?

Dayang Sumbi : “Siapa yang telah mengambil benang pintalan ini untukku, sepertinya tidak ada orang di sini”.

Betapa terkejutnya Dayang Sumbi karena yang telah mengambil benang pintalan itu adalah si Tumang, (anjing kerajaan yang terkenal sakti dan setia). Si Tumang pun berkata.

Legenda sangkuriang
Legenda sangkuriang

Si Tumang : “Akulah yang telah mengambilkan benang pintalan itu untukmu Dayang Sumbi”.

Dayang Sumbi : “Ka.. ka.. kamu Tumang, berarti kamu akan menjadi Suamiku”.

Bagaimanapun Dayang Sumbi tidak bisa mencabut kembali sumpahnya, dia pun menikah dengan Tumang.

Hasil dari pernikahan mereka, Dayang Sumbi melahirkan seorang bayi laki-laki yang berwujud manusia, yang diberi nama Sangkuriang. Si Tumang berpesan kepada Dayang Sumbi supaya tidak mengatakan pada Sangkuriang jika Si Tumang adalah ayahnya.

Cerita rakyat sangkuriang

Si Tumang : “Dayang Sumbi, tolong jangan katakan kepada anak kita jika aku adalah ayahnya”.

Dayang Sumbi : “Baiklah Tumang, aku tidak akan mengatakannya kepada anak kita Sangkuriang”.

Sangkuriang pun tumbuh menjadi anak laki-laki yang sehat lincah dan cerdas. Si Tumang pun selalu mengikuti Sangkuriang kemanapun dia pergi, serta mengajarkan kesaktian yang dimilikinya kepada Sangkuriang.

Dongeng Sangkuriang

Sangkuriang : “Ayo Tumang, kejar Aku! Hahahaha (Sangkuriang tertawa)”.

Si Tumang : “Iya, Sangkuriang Aku akan mengejarmu”.

Sangkuriang mengira bahwa si Tumang adalah anjing peliharaannya, dia tidak mengetahui jika Si Tumang adalah ayahnya.

Suatu hari Dayang Sumbi menyuruh Sangkuriang berburu binatang untuk pesta di Istana.

Dayang Sumbi : “Sangkuriang anakku Pergilah Berburu binatang ke hutan bersama Si Tumang untuk dijadikan santapan di pesta Istana nanti”.

Sangkuriang : “Baiklah Ibunda, Sangkuriang pasti akan mendapatkan hasil buruan yang sangat banyak”.

Awal Konflik (permasalahan) Cerita Legenda Sangkuriang

Sangkuriang pun pergi ke hutan di temani Si Tumang. Sayangnya sampai hari gelap dia tidak mendapatkan hasil buruan. Karena jengkel akhirnya Sangkuriang membunuh Si Tumang dan menyerahkan dagingnya sebagai hasil buruan untuk pesta Istana.

Dongeng Legenda Sangkuriang Tangkuban Perahu

Dayang Sumbi tidak mengetahui jika daging itu adalah Si Tumang, Dia mengira itu daging hasil buruan.

Sangkuriang : “Ibunda, ini hasil buruan untuk pesta Istana nanti”.

Dayang Sumbi : “Wahh, terima kasih Anakku Sangkuriang”.

Setelah pesta usai, Dayang Sumbi menanyakan keberadaan Si Tumang yang tidak kelihatan di pesta Istana.

Dayang Sumbi : “Anakku Sangkuriang Apa kau melihat Si Tumang? Sudah ku cari kemana-mana tapi dia tidak ada”.

Akhirnya Sangkuriang mengakui perbuatannya.

Sangkuriang : “Anu, itu Ibunda Aku sudah membunuhnya dan kujadikan hewan buruan kemarin”.

Dayang Sumbi : “Apaa…! Apa yang kau lakukan Sangkuriang! (Dayang Sumbi terkejut dan marah)”.

Dayang Sumbi tidak bisa menahan emosinya dia memukul Sangkuriang di keningnya hingga mengucurkan darah.

Sangkuriang : “Ampun-ampun, maafkan Sangkuriang Bu (Teriak Sangkuriang)”.

Akibat perbuatannya yang memukul Sangkuriang, Dayang Sumbi diusir dari Istana oleh sang raja. Bagaimanapun juga Sangkuriang adalah calon putra mahkota, tidak ada yang boleh memukulnya.

Dayang Sumbi pun akhirnya pergi meninggalkan istana. Waktupun berlalu, Sangkuriang tumbuh menjadi pemuda tampan, sakti dan disegani. Suatu hari dia pergi berburu di hutan.

Alangkah terkejutnya dia saat bertemu dengan seorang gadis yang sangat cantik wajahnya. Begitu cantiknya Sangkuriang pun tidak tahu jika perempuan itu adalah Dayang Sumbi (Ibunya). Begitu pula sebaliknya, dan mereka pun saling jatuh hati.

Sangkuriang

Sangkuriang tidak berpikir lama untuk melamar Dayang Sumbi, kemudian Dayang Sumbi menerima lamaran itu. Dia sama sekali tidak mengenal Sangkuriang yang sudah tumbuh dewasa.

Sangkuriang : “Dayang Sumbi, bersediakah kamu menjadi Istriku?”.

Dayang Sumbi : “Baiklah aku bersedia menjadi istrimu wahai pemuda tampan”.

Namun sebelum hari pernikahan, Dayang Sumbi menemukan bekas luka di kening Sangkuriang yang sama persis dengan anaknya dulu.

Cerita dongeng sangkuriang

Dayang Sumbi : “Ya Tuhan ternyata pemuda ini adalah Sangkuriang anakku, luka yang ada di keningnya sama seperti Sangkuriang anakku (Dayang Sumbi terkejut)”.

Dayang Sumbi segera berusaha mencari akal untuk menggagalkan pernikahannya dengan Sangkuriang.

Dayang Sumbi : “Sangkuriang, kamu bisa menikah denganku, asalkan kamu bisa memenuhi permintaan dariku”.

Sangkuriang : “Apa gerangan permintaanmu wahai gadis cantik?”.

Dayang Sumbi sudah memikirkan syarat itu, suatu hal yang tidak mungkin bisa dipenuhi oleh Sangkuriang.

Dayang Sumbi : “Aku ingin kamu mengubah bukit itu menjadi bendungan. Dan kamu membuatkan perahu untuk menyusuri bendungan itu, semua itu harus diselesaikan sebelum fajar menyingsing”.

Permintaan Dayang Sumbi sungguh berat, namun Sangkuriang tidak ingin kehilangan Dayang Sumbi.

Sangkuriang : “Baiklah aku akan mewujudkan semua permintaanmu”.

Sangkuriang mengeluarkan seluruh kesaktiannya, dia mengundang seluruh makhluk halus dan jin untuk membantu kesaktiannya yang dulu diajarkan oleh Si Tumang Ayahnya. Mereka lalu bekerja semalaman menutup sungai dan mata air dengan lumpur dan tanah.

Cerita rakyat sangkuriang tangkuban perahu

Sangkuriang : “Akhirnya Aku bisa menjadikan bukit ini menjadi bendungan”.

Saat semua sudah terbendung, Sangkuriang pun pergi menebang pohon raksasa dan mulai membuat perahu yang sangat besar.

Sangkuriang : “Sekarang Aku tinggal membuat perahu besar untuk menyeberangi bendungan ini, Aku pasti bisa”.

Dayang Sumbi mulai gelisah sebab pekerjaan Sangkuriang hampir selesai, padahal fajar masih lama untuk terbit.

Dayang Sumbi : “Haduh bagaimana ini, aku harus segera menggagalkan usaha Sangkuriang sebelum terbit fajar”.

Dayang Sumbi berdoa kepada Tuhan agar usaha Sangkuriang gagal.

Cerita Dongeng Legenda Sangkuriang

Dayang Sumbi : “Ouh Tuhan, Bagaimana mungkin Aku menikah dengan Anakku sendiri, itu tidak mungkin. Tolonglah percepat fajar datang agar semua makhluk halus itu pergi dan tidak ada yang membantu Sangkuriang menyelesaikan pembuatan perahu besar itu sebelum fajar tiba”.

Keajaiban pun terjadi, matahari terbit lebih cepat, usaha Sangkuriang pun gagal.

Puncak Permasalahan / Konflik (Terjadinya Gunung Tangkuban Perahu)

Saat mengetahui jika dirinya ditipu. Percakapan Dayang Sumbi dan Sangkuriang pun semakin panas.

Sangkuriang : “Siapa sebenarnya dirimu? Kau sudah menipuku, tega sekali kamu”.

Dayang Sumbi menangis mendengar perkataan Sangkuriang.

Dayang Sumbi : “Bagaimana mungkin Aku bisa menikah denganmu Anakku. Sesungguhnya, Aku adalah Dayang Sumbi Ibu Kandungmu”.

Sangkuriang tidak percaya dengan ucapan Dayang Sumbi, dia marah.

Cerita Dongeng Sangkuriang Tangkuban Perahu

Sangkuriang : “Tidak mungkin, Aku tidak percaya semua perkataanmu (Sangkuriang marah)”.

Dayang Sumbi : “Aku Ibumu Sangkuriang, Ibu kandungmu”.

Kemudian Sangkuriang menendang perahu buatannya hingga perahu itu terlempar jauh. Perahu itu jatuh dengan posisi terbalik dan berubah menjadi Gunung yang hingga sekarang dikenal dengan sebutan Gunung Tangkuban Perahu.

Demikianlah dongeng cerita rakyat legenda Sangkuriang dan asal usul terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu, yang sampai saat ini masih menjadi legenda di masyarakat Indonesia khususnya warga Bandung Jawa Barat.

Amanat Cerita Legenda Sangkuriang

Apa pesan moral atau amanat yang ada di cerita sangkuriang? Berikut ini kutipan amanat cerita sangkuriang.

  • Supaya kita selalu menghargai, menghormati dan mematuhi orang tua,
  • Sayang kepada binatang, apalagi binatang peliharaan,
  • Tidak mengikuti hawa nafsu,
  • Tidak boleh marah yang terlalu berlebihan, sehingga timbul dampak negatif.

Dari cerita diatas dapat disimpulkan bahwa kita harus selalu sayang dan nurut kepada orang tua. Dan jangan ditiru kemarahan yang berlebihan Dayang Sumbi.

Dalam cerita tersebut juga memiliki pesan moral yaitu bahwa seorang anak tidak boleh mencintai ibunya diluar batas cinta kepada sang ibu. Artinya sang anak tidak boleh menikahi ibunya sendiri.

Gambar Animasi Dongeng Sangkuriang

Kurang lengkap rasanya jika tidak ada gambar animasinya. Walaupun diatas sudah saya berikan, namun disini saya kumpulkan menjadi galeri. Blog Pintar Dongeng 17 tidak hanya memberikan cerita dongeng saja, namun dongeng anak bergambar animasi.

PENUTUP.

Nah bagaimana dengan kisah legenda diatas? Apa teman-teman masih ingin membaca cerita lainya? Berikut ini saya kasih rekomendasinya.

Nantikan dongeng legenda untuk anak yang tak kalah menarik lainya hanya di blog ptn17.com ya. Beragam dongeng cerita rakyat dan juga legenda yang sangat mendidik untuk anak.

Cerita Rakyat Legenda Sangkuriang [Gunung Tangkuban Perahu]
4.5 (90%) 2 votes

Bagikan ya :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *